JASA PEMBUATAN TAMAN VERTIKAL | SPESIALIS VERTICAL GARDEN | TAMAN DINDING | TUKANG TAMAN VERTIKAL JAKARTA

www.tukang-taman.com
Jl. Raya Sawangan Depok 15411
Telp. / SMS / WA : 0822 - 6000 - 3790

Ingin punya taman, tapi lahannya terbatas? Kamu bisa mengakalinya dengan sebuah taman vertikal.


   Taman vertikal adalah sebuah inovasi di dunia landscaping yang memanfaatkan dinding sebagai lahan. Para penghuni apartemen, rumah susun, atau hunian di area padat penduduk kini bisa memandangi dan merasakan kesegaran udara bersih yang dilepaskan oleh tanaman, meski tak punya halaman. Saat ini, taman vertikal juga disematkan di dinding-dinding gedung perkantoran di kota besar untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman dan memerangi polusi. Kali ini homify akan menjelaskan tentang cara membuat taman vertikal di rumah.





   Merawat taman vertikal sedikit berbeda dengan taman jenis lainnya. Hal ini karena kita menanam tanaman dalam bentuk bibit, sehingga pertumbuhan tanaman sedikit lebih lama. Oleh karena itu, inilah yang harus kita lakukan saat merawat taman vertikal:

1. Sabar 
Menanam tanaman sejak dari bibit memerlukan kesabaran karena bisa saja bibit yang ditanam tidak berhasil tumbuh. Atau mungkin malah mati setelah bertunas. Namun, kelebihan menanam tanaman sejak dari bibit adalah tanaman akan tumbuh lebih kokoh karena akar telah dibiasakan untuk hidup dalam kondisi lahan yang vertikal sejak awal.

2. Gunakan media tanam khusus taman vertikal 
Kebutuhan nutrisi dan unsur hara taman vertikal juga berbeda dengan taman yang dibentuk secara horizontal. Saat ini di pasaran telah tersedia media tanam khusus untuk taman vertikal, dengan ciri-ciri tanah yang lebih liat agar dapat merekat saat dimasukkan dalam struktur taman vertikal. Pupuk tidak perlu diberikan secara berlebihan. Sedangkan pupuk terbaik untuk taman vertikal adalah pupuk kompos. Mengenai takaran pupuk yang sebaiknya diterapkan, silakan berkonsultasi dengan profesional taman.

3. Pilih sistem penyiraman yang tepat
Menurut ahli kami, setidaknya ada tiga cara penyiraman taman vertikal yang lazim dilakukan, yaitu:

- Sistem kabut
Pipa dilubangi di beberapa titik, kemudian dengan bantuan mesin pompa air didorong keluar sehingga mengeluarkan uap air. Uap air ini kemudian akan berjatuhan menjadi kabut yang membasahi taman vertikal.

- Sistem selang air
Cara ini adalah penyiraman yang biasa kita lakukan pada taman horizontal atau tanaman-tanaman dalam pot. Namun cara ini sedikit berbahaya karena bisa mengakibatkan media tanam longsor dan tanaman kelebihan air.

- Sistem sprinkle / otomatis
Cara ini adalah yang paling direkomendasikan. Penyiraman dengan sistem sprinkle akan menyiram tanaman di jam tertentu secara otomatis. Air yang disemprotkan juga lebih merata dan tidak berlebihan. Sistem ini juga membantu menghemat pemakaian air.

4. Lakukan pemotongan secara teratur 
Setelah beberapa waktu, tanaman akan tumbuh memanjang dan daunnya akan menjalar kesana kemari. Agar taman vertikal tampak lebih rapi, lakukan pemangkasan pada daun tanaman yang sudah besar. Dahan tanaman yang masih muda/ kecil jangan dipangkas karena akan menimbulkan luka pada batang tanaman. Pemotongan sebaiknya dilakukan sekali tebas dan tidak berulang-ulang. Bila tanaman sudah terlalu rimbun dan sulit dipotong, ini artinya tanaman harus diganti.





Untuk Informasi Lebih Lanjut Dan Pemesanan, Hubungi :
Telp./ SMS/ WA : 0822 - 6000 - 3790
Email : cs.seroja@gmail.com
Alamat : Jl. Raya Sawangan, Sawangan Lama - Depok 15411


0 Response to "JASA PEMBUATAN TAMAN VERTIKAL | SPESIALIS VERTICAL GARDEN | TAMAN DINDING | TUKANG TAMAN VERTIKAL JAKARTA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel